Darwin
Wednesday, January 09, 2008
Pavilion adalah salah satu mal terbaru di Kuala Lumpur. Lokasinya pas di seberang Starhill Bukit Bintang. Pavilion merupakan tujuan utama saya mengunjungi Malaysia kali ini. Ternyata mal-nya emang gede banget, bagus banget en keren banget. Yang saya suka adalah ceiling-nya yang tinggi, desain dan fitting-out toko yang keren-keren serta banyaknya hal-hal yang unik-unik.
Pertama, adanya konsep Esprit tiga lantai, pertama di Asia Tenggara.
Kedua, Kenko dengan Fish Spa-nya yang unik banget. RM 38 utk 30 menit, kita tinggal memasukkan kaki kita ke dalam air dan ikan-ikan yang di dalamnya akan memakan sel-sel mati dari kulit kita. Diyakini kaki kita akan bertambah seksi, hehehehe
Ketiga, ada toko Molecule dengan perlengkapan rumah yang keren abis... Must take a look!
Keempat, ada Food Republic! Pilihan sejuta makanan yang enak dan dahsyat!
Labels: liburan
Salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan adalah saat berbelanja di Chatucak, weekend market yang guedeee banget. Katanya seukuran 6 kali lapangan sepak bola.... Emang gede banget sih sampe2 kaki gw sepertinya udah mati rasa!
Yang aku suka banget pas lagi jalan-jalan di sini adalah adanya beberapa toko yang tidak menggunakan kantong plastik, tetapi menyediakan tas dari kain yang cukup unik (lihat foto). Bagi saya, cara ini adalah salah satu alternative mengurangi penggunaan kantong plastik yang berlebihan!
Ada juga toko yang menggunakan kantong buatan sendiri dari kertas koran. Meskipun ga tahan lama, tapi cukup kuat untuk bertahan sewaktu digunakan dalam beberapa hari di Bangkok.
Semoga di Jakarta juga bisa melakukan hal yang sama. Ayo kurangi penggunaan kantong belanja dari plastik!
Ini pertama kalinya saya ke Bangkok dan ternyata saya langsung menyukainya saat mendarat di bandara Suvarnabhumi. Ternyata bandara ini baru dan arsiteknya lumayan modern dan futuristic. Sayang, pemeliharaannya kurang bagus sehingga beberapa bagian terkesan agak kotor. Tapi overall, gedungnya sangat menarik apalagi di saat malam hari, dengan lampu-lampu warna biru, menambah kecantikan bandara ini.
Beberapa hal utama adalah makanannya yang enak-enak. Selama 6 hari di Bangkok, makanan yang saya coba tidak ada yang mengecewakan. Orangnya juga ramah dan bersahabat. Banyak sekali pasar malam dengan produk-produk yang unik dan menarik.
Yang wajib dikunjungi adalah temple! Temple-nya keren banget dan yang terpenting, sangat terjaga. Sewaktu mengunjungi temple-temple yang ada, saya langsung teringat dengan candi Borobudur kita yang tidak terawat dengan baik. Karena keterbatasan waktu, saya hanya sempat mengunjungi Grand Palace dan Wat Pho tetapi meski hanya dua, saya terkagum-kagum saat berada didalamnya. Keindahan bercampur kepercayaan menghasilkan masyarakat yang damai dan harmonis.
Dalam perjalanan pulang menuju Singapura, saya berjanji kepada diri saya, next time, I will be back to explore more of Thailand. Ternyata tagline promosinya memang tepat, Amazing Thailand…Special thanks to Mas Indra from Wisata Thailand untuk info dan petanya!
Labels: liburan
Barusan pas lagi nonton TV, muncul 1 iklan produk tertentu yang isinya begini...
'Setiap pembelian 1 botol blah blah blah, perusahaan A akan menyisihkan Rp. 50 untuk pembangunan sekolah di blah blah blah....'
Males banget! Yang terlintas dalam benak adalah, kenapa iklannya bukan begini
'Terima kasih atas dukungan konsumen selama tahun 2007. Dari penghasilan yang kami dapatkan di tahun 2007, kami menyumbangkan 10% untuk pembangunan sekolah di desa-desa tertinggal atas nama anda, konsumen setia kami. Semoga kita bisa melakukan lebih banyak lagi di tahun 2008 ini.'
Bukankah lebih manis??? Kenapa tidak mengambil inisiatif dulu baru menarik simpati konsumen daripada mengajak konsumen untuk terlibat padahal tujuan utamanya adalah sales target yang lebih tinggi..........
Emang sih, both of them tujuannya bagus tapi kenapa gitu lho! (Sambil garuk-garuk kepala)
Labels: sharing
Mulai 1 Juni 2008, China bebas dari penggunaan kantong plastik tipis seukuran 0.025 mm. Kantong plastik ini merupakan kantong plastik yang paling banyak digunakan. Sebagai gantinya, pemerintah menganjurkan penggunakan kantong dari kain atau bahan daur ulang lainnya yang lebih ramah lingkungan.
Hal ini sebagai tanggapan atas banyaknya kerusakan lingkungan akibat timbunan sampah plastik yang tidak terurai maupun racun yang dihasilkan dari pembakaran kantong plastik.
Karena tidak mungkin mempraktekkannya langsung, maka industri pengguna dan penghasil kantong plastik diberi waktu 5 bulan untuk mencari alternatif yang lain.
So, kapan giliran kita? Saatnya kita melakukan tindakan yang sama mengingat penggunaan kantong plastik di negara kita juga gila-gilaan....
Labels: sharing