Darwin

Monday, July 17, 2006

Selamat datang UU Kewarganegaraan yang baru
11 Juli 2006 kemarin, UU Kewarganegaraan yang baru akhirnya disahkan.
Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pengusaha Tionghoa yang terus melobi agar UU ini segera disahkan. Dengan disahkan UU ini, timbul harapan dari masyarakat Tionghoa agar bisa diterima seutuhnya menjadi masyarakat Indonesia yang asli.

Saya tidak tahu berapa banyak usaha yang dihabiskan untuk ini, tetapi menjadi suatu prestasi karena akhirnya pemerintah mau lebih tanggap dengan kehidupan bersama yang lebih harmonis.

Meski masih banyak mendengar permintaan SKBRI di daerah-daerah sampai saat ini, tetapi saya bersyukur pemerintah mau mengambil langkah pembaharuan demi kepentingan masyarakat negeri ini. Dalam hal ini, saya menekankan bukan hanya bagi masyarakat Tionghoa, tetapi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Dengan ada UU ini, semoga di daerah, para pejabat mau mengakui UU ini sehingga permintaan SKBRI dan segala tetek bengek yang berkaitan dengan diskriminasi bisa dihapuskan.
Berbeda dengan tulisan saya sebelumnya, saya melihat ada upaya berpikir positif yang coba diciptakan oleh para pelopor di atas sana, dan sebagai orang kecil, saya berharap bisa mengubah cara berpikir saya ke sebuah arah yang lebih membangun.

Sebagai orang Tionghoa yang tumbuh dalam lingkungan yang sangat kental, saya dididik untuk menjaga jarak antara Tionghoa dan non Tionghoa. Meski teman sepergaulan saya berasal dari etnik yang berbeda-beda, pada kehidupan sehari-hari, tetap ada perbedaan menuju ke arah sana.
Dengan adanya UU ini, semoga kita semua, termasuk masyarakat Tionghoa bisa mendidik generasi seterusnya untuk memandang sesuatu lebih sebagai sebuah individu dan bukan karena latar belakang etnisnya. Tidak ada etnis yang lebih superior. Kita semua sama, dalam suatu kehidupan yang berbhinneka tunggal ika. I love this country.
posted by rudy darwin at 3:54 AM

0 Comments:

Post a Comment

<< Home