Darwin
Saturday, February 16, 2008


Tetralogi Laskar Pelangi
by Andrea Hirata
Penasaran dengan komentar teman mengenai novel tulisan Andrea Hirata mengenai perjalanan masa kecilnya bersama teman-temannya yang tergabung dalam Laskar Pelangi. Novel yang terbagi dalam 4 buku ini mengingatkan saya akan kehidupan semasa kecil di Bagansiapiapi, penuh dengan suasana pedesaan, penuh dengan aktifitas dan penuh dengan keceriaan. Mirip kisah anak-anak di SD Muhammadiyah di Belitung, anak-anak Bagan yang dengan keterbatasan terhadap kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, juga berhasil membuktikan kemampuan mereka bersaing dengan orang-orang luar.
Andrea Hirata, sang penulis misalnya, bertekad keyakinan dan usaha, berhasil mendapatkan beasiswa kuliah di Perancis bahkan mendapatkan prestasi cum laude. Teringat beberapa kakak kelas saya yang meninggalkan Bagan dan meraih prestasi di tempat baru mereka. Dengar-dengar buku ini akan difilmkan oleh Riri Riza. Semoga film ini bisa menjadi inspirasi bagi lebih banyak orang untuk lebih memperhatikan pendidikan di daerah tertinggal karena bagaimanapun juga, pendidikan adalah hak asasi setiap warga negara.
Novel pertama (Laskar Pelangi) meninggalkan tawa, novel kedua (Sang Pemimpi) meninggalkan air mata dan sekarang saya baru memasuki yang ketiga (Edensor)...
Kata-kata yang digunakan Andrea merupakan bahasa percakapan sehari-hari yang mudah dimengerti sehingga tidak terasa buku kedua saya habiskan dalam sekali baca.
Di covernya memang tertulis Best Seller.
Semoga dengan predikat 'best seller', buku ini bisa mengajak kita untuk lebih peduli akan pendidikan sebagian masyarakat kita yang masih sangat kurang.
Labels: book
posted by rudy darwin at 12:53 AM
0 Comments:
Post a Comment
<< Home