Darwin
Monday, December 10, 2007
The Most Beautiful Person in Taiwan
Sabtu kemarin pas ke JingSi Cafe di Pluit, saya sempat melihat ada satu buku baru. Buku ini dijual di toko buku Tzu Chi tetapi bukan terbitan Jing Si Publishing.
Kalimat di sampul buku adalah
Pusaka Taiwan - Manusia Paling Cantik di Taiwan
Sebagai salah seorang fans Master Cheng Yen, senang sekali membaca kalimat ini karena bagi saya ini adalah sebuah pengakuan masyarakat luar yang melihat Master Cheng Yen. Bagi saya, bukan hanya di Taiwan, tapi bahkan di seluruh dunia. Dulu saya selalu memimpikan sosok seperti Bunda Teresa dan sekarang saya merasa saya menemukan sosok yang lebih dekat lagi dengan saya, yaitu Master Cheng Yen,
Dari akhir tahun 80-an, saat Master Cheng Yen dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Magsaysay, semuanya sudah berbeda. Dunia melihat kehadiran sosok wanita ini yang berbeda dan unik.
Ada berbagai alasan kenapa dunia mencintai wanita ini:
1. Sehari tidak bekerja maka sehari tidak makan
Di Hualien tempat tinggal Master, kita bisa melihat para biksuni menanam sayuran sendiri dan bekerja untuk menghidupi kehidupan mereka.
2. Kata-katanya diwujudkan dalam tindakan
Teringat kegigihannya mendirikan rumah sakit di Hualien, daerah terpencil yang sebelumnya tanpa sarana pengobatan yang memadai. Hari ini, RS Tzu Chi Hualien merupakan salah satu rumah sakit dengan peralatan dan riset yang terbaik di Taiwan.
3. RS tanpa deposit
Berdasarkan pengalaman beliau, maka beliau mendirikan RS yang tidak meminta jaminan di muka. Salah seorang teman kuliah saya yang tinggal di Dumai bercerita kepada saya pas mengetahui saya sering mengikuti kegiatan Tzu Chi. Dia memuji Tzu Chi karena papanya pernah dioperasi di otak di RS Tzu Chi. Saat itu mereka kekurangan dana sehingga dari biaya pengobatan dan operasi yang total sekitar Rp 150 juta, mereka kebetulan hanya membawa Rp. 90 juta. Ternyata staf di RS sana, mengijinkan mereka untuk pulang ke Indo tanpa harus melunasi uang tersebut dan hanya berkata, 'Tidak apa-apa. Silakan dibayar saat kalian datang lagi.' Teman saya akhirnya melunasi sisa Rp 60 juta setahun kemudian saat melakukan cek-up ke sana. Teman saya sangat terharu melihat RS seperti ini karena selama setahun itu pun, mereka tidak pernah dihubungi untuk meminta sisa tunggakan. Dari tidak mengenal Tzu Chi, hari ini teman saya berubah menjadi donatur.
4. Cinta kasih tak terbatas
5. Pengorbanan tanpa pamrih
6. Keyakinan kuat akan terwujudnya sebuah dunia yang aman damai
7. Doa yang sama setiap tahun
8. Pengabdian untuk misi kemanusiaan
9. Tanpa ego
10. Kebijaksanaan
11. Semangat untuk terus mendobrak
12. Percaya bahwa dalam hati setiap orang, terdapat cinta kasih yang menunggu untuk dibangkitkan........
Truly the most wonderful person on earth.
Labels: sharing
posted by rudy darwin at 11:45 PM
0 Comments:
Post a Comment
<< Home